Rabu, 16 Juni 2010

"Sihir" Mandela dan Piala Dunia Afrika Selatan

Oleh : Muhammad Ilham

Bila kehilangan satu mata dibalas dengan mengambil mata yang lain, niscaya dunia ini akan buta (Mohandas Karamachand Mahatma Gandhi)

"Untuk rakyat Maroko, Mesir, Libia, dan Tunisia, kalian jangan bersedih. Nanti, kalau kalian bertanding di Afrika Selatan, saya kira kalianlah yang akan lebih beruntung." (Mandela)

Pada diri Nelson Mandela, salah satu diantara sedikit pemimpin, "spirit" Gandhi dimaknainya. Disekap dan "diporak-porandakan" oleh rezim Apartheid (terutama pada masa rezim Peter W. Botha) puluhan tahun, Mandela memegang teguh prinsip dasar kemanusiaan, melawan dan merubah tanpa dendam. Mandela memberikan keteladanan pada rakyatnya untuk melepaskan dendam dan ia memulai dari dirinya sendiri. Sejarah mencatat, Mandela yang memenangi hadiah Nobel Perdamaian ini ingin menyatakan : "ibda' bi nafsih", ia yang pertama mengulurkan tangan untuk perdamaian dengan senyum tanpa dendam. Walau, untuk itu, sebenarnya ia pantas. Karena teladannya ini pula, Mandela kemudian dikenang sebagai legenda hidup. Belum pernah sebelumnya ada pemimpin yang begitu dihormati dunia seperti tokoh yang satu ini. Penghormatan lintas ideologi, lintas ras dan generasi. Bila Castro, Che Guevara, Soekarno, Mao Tse Tung, Ho Chi Minh, Lenin, Stalin, Winston Churchill, Mc. Arthur, Yasser Arafat atau John F. Kennedy dan Mahathir Mohammad - untuk menyebut beberapa contoh diantaranya - hanya "terkungkung" pada pengkultusan parsial, maka Mandela lebih universal. Isu yang melekat pada dirinya-pun lebih manusiawi dan humanis, sebagai tokoh cinta damai yang memberikan pesan dan pencerahan kepada seluruh ummat manusia. Mandela beruntung. Dunia dan sejarah menghargainya. Dunia dan sejarah tidak "berdebat" untuk menyimpulkan bahwa ia adalah tokoh besar.

Siapakah Mandela ? Nelson Mandela atawa Rolihlala Mandela ataupun Madiba yang dilahirkan tanggal 18 Juli 1918 ini, pernah merasakan "upah" dari perjuangannya. Sesudah pertama kali dibidik dengan tuduhan subversif tahun 1956, Nelson Mandela terus bolak-balik diadili, jadi buronan dan hidup belasan bulan dalam persembunyian. Akhirnya, sejak tahun 1964 Mandela menjalani hukuman penjara seumur hidup. Delapan belas tahun pertama ia jalani di penjara pulau Robben. Lebih dari seperempat abad, atau tepatnya 26 atau 27 tahun lamanya Nelson Mandela dipenjara. Di pulau terkucil itu sehari-harinya dari balik jeruji jendela penjara, Mandela menyaksikan pertandingan sepak bola yang disebut liga Makana. Itu merupakan pertandinangan bola antar penghuni penjara pulau Robben. Beberapa tahun kemudian aparat menutup jendela itu, hingga Mandela tak lagi bisa menikmati pertandingan liga Makana.

Rezim apartheid Afrika Selatan dengan minoritas kulit putih (terutama keturunan Belanda) di atas mayoritas kulit hitam, mengerahkan segala cara untuk mempertahankan kekuasaan mereka. Dengan dan terutama melalui kekerasan, penindasan damn pelanggaran hak asasi manusia. Akhirnya, betapapun kuatnya, rezim kulit putih terakhir itu runtuh juga. Presiden terakhir kulit putih, Friedrich Wilhelm de Klerk mengambil langkah bersejarah. Mengakhiri politik apartheid, membuka jalan bagi suatu Afrika Selatan yang baru, dengan membebaskan tokoh utamanya yang dipenjarakan sejak tahun 1964. FW de Klerk, dalam pidato tanggal 2 Februari 1990, "Saya ingin mengatakannya secara tegas bahwa pemerintah telah mengambil keputusan bulat untuk membebaskan Nelson Mandela tanpa syarat". Sebuah keputusan yang implikatif. Keputusan yang "mengubah dunia". De Klerk tak bisa menghidar yang memang tak terhindarkan. Sejak saat itu pula ia melegalkan seluruh organisasi anti-apartheid yang sebelumnya dinyatakan terlarang. Termasuk Kongres Nasional Afrika ANC, partai yang dipimpin Mandela. Dan tibalah hari besar itu, 11 februari 1990. Mandela dibebaskan.

Salah satu teladan Mandela adalah tokoh besar lain, Mahatma Gandhi, yang memperoleh inspirasi gerakan anti kekerasan semasa hidup di Afrika Selatan. Namun ternyata Mandela pernah pula terlibat gerakan kekerasan. Pada tahun 1961 ia mendirikan dan memimpin sayap militer ANC, yakni Umkhonto we Sizwe atau Tombak Bangsa. Di pengadilan. Mandela mengakui merancang berbagai tindakan sabotase terhadap tentara, bahkan menyiapkan perang gerilya. Belakangan, dalam Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi yang diciptakannya setelah menjabat sebagai presiden, Mandela bahkan mengakui, bahwa dalam perjuangannya melawan apartheid, ANC juga melakukan sejumlah tindakan yang melanggar HAM. Ini membuat sejumlah pejabat ANC marah dan berusaha menghapus pernyataan itu dari laporan Komisi. Namun justru dengan pengakuan atas kesalahan itu, Komisi Kebenaran dan rekonsiliasi mendapat posisinya yang istimewa. Juga Nelson Mandela. Sebagaimana disebutkan Nadine Gordimer, perempuan kulit putih Afrika Selatan pemenang Nobel sastra tahun 1991, "Mandela tak ragu lagi adalah wujud hati nurani manusia. Ia menciptakan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. Dengan itu ia mengundang orang yang menjebloskannya ke penjara selama puluhan tahun untuk makan siang dan memaafkannya. Dan ia menegur pemerintahan yang sekarang yang dianggapnya tidak cukup mengurusi orang-orang yang akan mati karena AIDS. Hidup dengan hati nurani adalah manusia dengan solidaritas". Dari dulu hingga kini, Mandela adalah seorang revolusioner sejati.

Memang itulah dia Nelson Mandela. Bahkan dalam sejumlah keputusannya yang seakan paling tidak heroik. Yang pertama, tentu Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. Sebuah lembaga orisinal dengan gagasan brilian yang mengambil jalan tengah untuk mencegah pembalasan dendam mayoritas kulit hitam tertindas terhadap minoritas kulit putih bekas penindas. Dengan Komisi itu, para korban kekejaman bertemu para pelaku kekejaman dalam persidangan. Ya, korban dengan perilaku. Ada sebuah jarak yang tegas-jelas. Pertemuan untuk membahas peristiwa kekejaman itu. Para pelanggar HAM yang mengakui perbuatan mereka dan meminta maaf, akan diampuni. Namun yang tidak mengaku, atau berbohong, harus menjalani proses hukum. Dengan Komisi ini sebagian besar dari luka-luka Afrika Selatan diobati, walau tidak dengan seketika. Afrika Selatan pun terhindar dari kekerasan, dan melewati transisi demokrasi dengan cukup mulus. Komisi ini kemudian menjadi inspirasi bagi penyelesaian konflik secara damai di berbagai belahan dunia lain. Kendati ikhtiar tersebut tak banyak yang berhasil.

Sebagai politikus, sudah menjadi presiden pertama Afrika Selatan yang terpilih sepenuhnya melalui suatu Pemilihan Umum yang bebas, tahun 1994 -dan presiden tertua dunia saat dilantik, Mandela menciptakan keteladanan baru: menyatakan tidak bersedia dipilih lagi. Dan ia betul-betul pensiun sesudah masa jabatannya berakhir tahun 1999. Ini sebuah langkah revolusioner pula. Mandela menjadi pemimpin pertama Afrika yang mundur secara sukarela di tengah puluahn diktator Afrika yang berusaha melanggengkan kekuasaan dengan segala cara. Sesudah pensiun dari pemerintahan, Mandela mengambil peran sebagai aktifis dunia untuk berbagai bidang. Gerakan penanggulangan HIV-AIDS, serta TBC, gerakan pengentasan kemiskinan, pencegahan perubahan iklim, pendidikan anak-anak Afrika, penengahan berbagai konflik dan berbagai kegiatan lain. Untuk itu ia melakukan perjalanan tak terhitung ke berbagai penjuru dunia untuk berkampanye.

Mandela dikenal pula sebagai penentang perang Irak yang sangat lantang. Katanya tentang kebijakan perang George Bush dan Tony Blair : "Apa yang mereka perkenalkan dengan kebijakan itu adalah kekacauan politik dunia. Dan kita mengecam hal itu sekeras-kerasnya".: "Apa yang mereka perkenalkan dengan kebijakan itu adalah kekacauan politik dunia. Dan kita mengecam hal itu sekeras-kerasnya". Bahkan Nelson Mandela menuduh langkah George Bush dan Tony Blair melancarkan perang Irak kendati tanpa izin PBB, dilatari sikap rasis. Katanya, "Geoge Bush serta Tony Blair mengesampingkan gagasan-gagasan para pendahulunya. Mereka tak peduli. Apakah itu karena sekrtetaris jenderal PBB yang sekarang adalah seorang kulit hitam?" "Geoge Bush serta Tony Blair mengesampingkan gagasan-gagasan para pendahulunya. Mereka tak peduli. Apakah itu karena sekrtetaris jenderal PBB yang sekarang adalah seorang kulit hitam?" Sekretaris Jenderal PBB waktu itu. Kofi Annan, memang adalah warga Ghana kulit hitam. Namun Mandela kali ini dianggap terlalu jauh. Ia dikecam, juga oleh para pendukung Mandela sendiri. Belakangan Mandela mengaku pernyataan itu tidak pada tempatnya. Namun Mandela tetap dipandang sebagai salah satu tokoh terbesar era modern.

Sampai usianya yang ke 92, sebuah capaian "tingkat umur" yang fenomenal mengalahkan para Kamerad Tua Komunis Cina yang dikenal berusia tua, Mandela telah menerima lebih banyak penghargaan. Termasuk Nobel perdamaian. Ia juga menjadi ilham tak terhitung karya musik, pertunjukan, peristiwa kesenian, juga film. Bahkan bisa jadi ia merupakan tokoh yang paling banyak diabadikan oleh para musikus dunia.
Mulai Stevie Wonders, Santana, hingga Yousou N'Dour, Salif Keita, Tracy Chapman, dan banyak lagi. Sejak tahun 2004, ia sebenarnya sudah mengundurkan diri dari kegiatan umum. Dikatakan Mandela, kini kehadirannya akan lebih banyak melalui yayasan-yayasannya. Pemunculannya secara langsung, hanya akan dilakukan sesekali saja, secara sangat terbatas.

Tanggal 15 Mei 2004, sebanyak 24 anggota Executive Committee FIFA, dalam sidangnya di Zurich, Swiss, memilih dan menetapkan Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010 dalam pemilihan lewat voting. Afsel mengungguli calon dari Afrika lainnya, Maroko, Mesir, Libia, dan Tunisia. Welcome to World Cup South Africa 2010. Lalu kenapa Afrika Selatan? Padahal, negeri tempat persinggahan terakhir Syekh Tajul Khalwati penyebar Islam di Afrika Selatan yang dibuang oleh kolonial Belanda dari Nusantara, tergolong "belia", tentunya dalam urusan bisnis atau industri sepak bola. Negeri penghasil berlian terbaik di dunia serta pengekspor utama dunia untuk komoditas emas dan platinium ini juga tergolong pendatang baru pada ajang kejuaraan sepak bola piala dunia. Sepanjang sejarah, mereka hanya dua kali berhasil lolos ke putaran final, yaitu pada World Cup 1998 Perancis (dengan bintangnya Doctor Khumalo) dan Piala Dunia 2002 di Jepang/Korea (dengan pemain bintangnya : Shaun Bartlet). Prestasi mereka pada kedua ajang itu pun rontok pada babak penyisihan grup. Pada ajang Piala Dunia terakhir tahun 2006, Afsel bahkan tak mampu lolos ke Jerman. Lantas? Ya, boleh jadi pilihan FIFA itu karena faktor Nelson Mandela atawa Madiba, sang legenda.

Dalam sambutannya di markas FIFA pada 7 Juli 2006, Mandela mengatakan, "Untuk rakyat Maroko, Mesir, Libia, dan Tunisia, kalian jangan bersedih. Nanti, kalau kalian bertanding di Afrika Selatan, saya kira kalianlah yang akan lebih beruntung." Itulah gaya Mandela, selalu berkata bijak dan menyejukkan. Nelson Mandela pun memang disegani oleh rakyat seluruh Benua Afrika. Ia bukan saja mantan Presiden Republik Afrika Selatan (yang pertama), melainkan juga sudah menjadi Bapak Bangsa bagi keseluruhan bangsa di seantero Benua Afrika., inspirasi perdamaian dunia. Apa hubungannya Nelson Mandela dengan pilihan FIFA? Mungkin, itu karena Mendela dinilai berhasil meletakkan dasar-dasar negara untuk membawa Afrika Selatan maju di bidang pembangunan ekonomi dan stabilitas politik dibanding negara-negara lain di seantero Benua Afrika. Akhirnya tidaklah salah malam kemaren dalam prosesi pembukaan Piala Dunia Afrika Selatan 2010, ada dua event yang pada prinsipnya ingin ditonton oleh penduduk Planet yang bernama Bumi ini. Prosesi pembukaan dan "sihir" sang legenda yang dianggap menjadi "kartu truf" menangnya Afrika Selatan jadi Tuan Rumah Piala Dunia, si-Mandela. Sayang, ia lagi berduka. Tapi Mandela ingin mengajarkan kepada dunia, bahwa antara Ia-Afrika Selatan dan Sepak Bola memiliki satu kesamaan yaitu : "sportifitas dan persaudaraan". Beruntung Afrika Selatan dan Benua Afrika memiliki "ICON" kharismatik seumpama Mandela. Sejarah akan terus mencatat "sihir"nya bagi manusia dan kemanusiaan.

::: Beberapa data "dasar/umum" penulis kutip dari wikipedia.com

1 komentar:

Kisah sukses mengatakan...

KISAH SUKSES SAYA JADI TKI – Ke Jepang, berkat bantuan Bpk DRS. HERMONO, M.A yang bekerja di BNP2TKI jakarta beliau selaku sekertaris utama BNP2TKI pusat no hp pribadi beliau 0853-9845-2347
kisah cerita saya awal jadi TKI
Perkenalkan Nama saya ridwan kisah Sukses saya menjadi TKI – Ke Jepang, berkat bantuan Bpk DRS. HERMONO, M.A yang bekerja di BNP2TKI jakarta beliau selaku sekertaris utama BNP2TKI pusat no hp pribadi beliau 0853-9845-2347
kisah cerita saya awal jadi TKI
Perkenalkan Nama Saya

Ridwan surabaya jawa timur
Disini saya akan bercerita kisah sukses yang menjadi kenyataan mimpi Beliau.
KEGIATAN SEBELUM MENGIKUTI PROGRAM.
Seperti para pemuda umumnya dan dengan kondisi ekonomi Keluarga saya yang pas-pasan saya ikut merasa prihatin dan menghendaki adanya perubahan ekonomi dalam keluarga saya. Saya lahir di salah satu kampung terpencil di kota surabaya jawa timur, dimana struktur tanah tempat kelahiran dia adalah pegunungan dengan mata pencaharian masyarakat sekitar petani dan beternak. Pengorbanan keluarga yang selama mendidik, membina dan membiayai hidup saya selama ini tak cukup hanya sekedar saya mengikuti jejak orang tua saya menjadi petani, saya harus membuktikan kepada keluarga untuk menjadi yang terbaik, tetapi dimana dan bagaimana? Sisi lain saya tau saya hanya lulusan SLTA sedangkan lowongan pekerjaan hanya diperuntukan bagi lulusan Diploma dan Strata 1.
Pada pertengahan tahun 2016 saya bertemu dengan seorang teman lama di Jalan Raya waru sidoarjo. Dia memperkenalkan saya dengan salah satu pejabat BNP2TKI PUSAT, Beliau adalah SEKERTARIS UTAMA BNP2TKI, DRS. HERMONO, M.A. Alamat BNP2TKI Jalan MT Haryono Kav 52, Pancoran, Jakarta Selatan 12770.
Saya diberikan No Kontak Hp Beliau, dan saya mencoba menghubungi tepat jam 4 sore, singkat cerita saya'pun menyampaikan maksud tujuan saya, bahwa sudah lama saya mengimpikan bisa bekerja di japang. Beliaupun menyampaikan siap membantu dengan bisa meluluskan dengan beberapa prosedur , saya rasa prosedur itu tidak terlalu membebani saya. Dari sinilah saya menyetujui nya, yang sangat membuat Aku bersyukur adalah bahwa saya diminta melengkapi berkas untuk saya kirim ke kantor beliau dan sayapun disuruh menyiapkan biaya pengurusan murni sebesar Rp. 22.500.000. Inilah puncak kebahagiaan saya yang akhirnya saya bisa menginjakkan kaki di negeri sakura japang.
Akhirnya saya mendapat panggilan untuk ke jakarta untuk dibinah selama 2 minggu lamanya, suami saya hanya diajarkan DASAR berbahasa japang. Makna yang terkandung di dalam'nya sangat luar biasa dirasakan oleh saya, tanggung jawab, disiplin, berani dan sebagainya merubah total karakter saya yang dulu cengeng dan kekanak-kanakan, walau kadangkala saya masih belum begitu yakin apakah dia bisa berangkat Ke Jepang dengan baik, akhirnya saya mendapat Contrak kerja selama 3 tahun lamanya di bidang industri.
Rasa pasrah dan khawatir menghinggapi saya saat itu, seorang anak kampung berangkat ke Jepang dengan menggunakan pesawat terbang yang sebelum belum pernah saya rasakan sebelumnya. Jangankan naik di atas pesawat melihat dari dekatpun suami saya belum pernah sama sekali.Di Bandara Soekarno Hatta kami di temani oleh petugas Depnakertrans dan IMM Japan untuk melepas keberangkatan saya, rasa haru dan air mata sedih berlinang di pipih saya pada saat saya di izinkan prtugas untuk pamit kepada keluarga yang kebetulan saya diantar oleh paman di jakarta, kami saling berpelukan dan mohon salam dan restu dari orang tua dan keluarga.
MASA MENGIKUTI PROGRAM KEBERANGKATAN DI JEPANG.
Setibanya di NARITA AIRPORT Jepang, saya dijemput oleh petugas IMM Japan yang ada di sana, dan dia diantar ke Training Centre Yatsuka Saitama-ken untuk mengikuti pembekalan sebelum di lepas ke perusahaan penerima magang di Jepang. jika anda ingin seperti saya anda bisa, Hubungi Bpk sekertaris utama BNP2TKI, DRS. HERMONO, M.A ini No Contak HP pribadi Beliau: 0853-9845-2347 siapa tahu beliau masih bisa membantu anda untuk mewujudkan impian anda menjadi sebuah kenyataan.