Jumat, 12 Juli 2013

Inklusivisme dan Simbolisme yang "Membumi"


Sebuah rapat umum yang dilaksanakan Sarekat Islam (biasa disingkat dengan SI). SI yang merupakan "kelanjutan" dari Sarekat Dagang Islam ini dianggap dalam sejarah sebagai Organisasi Politik Pertama di Indonesia. Mayoritas anggotanya adalah para pedagang batik muslim dan buruh kereta api. Elit organisasi ini merupakan tokoh-tokoh Islam terkemuka di daerah mereka masing-masing. Tak saya komentari lebih lanjut tapak-historis organisasi ini. Sejarawan Jepang, Takashi Shiraishi (1999) menjelaskan dengan menarik dalam bukunya dengan judul yang terkesan garang, "Zaman Bergerak". Bagi saya yang paling menarik adalah ..... tak terlihat para elit SI ini menggunakan jubah ataupun jenggot lebat. Mereka justru terlihat "membumi".



(c : rumli adnan)
c: ulil abshar abdalla fb.

Tidak ada komentar: